Senin, 14 Juni 2010

Pemahaman terhadap agama

Pertanyaan di YAHOO ANSWER INDONESIA :

Ternyata 9 dari 10 pertanyaan yang diajukan oleh umat yang fanatik dengan agamanya merupakan pertanyaan yang bodoh.

Banyak orang fanatik dengan agamanya, tetapi didalam kefanatikannya, mereka tidak tahu dengan jelas agama dan ajaran lengkap yang terkandung didalamnya. Banyak orang mengaku tahu saat ditanya kepadanya, tetapi saat ditanya kembali apakah dengan sudah tahu lengkap sudah pantas untuk menjadi pendeta, guru agama atau ustad, apa jawabnya?

Semakin banyak membaca pertanyaan tentang Agama dan Kepercayaan di Yahoo Answers Indonesia ini, maka dapat ditarik kesimpulan, mereka semua adalah orang-orang fanatik yang tidak paham dengan agamanya dan juga agama orang lain. Jawaban selalu disertai kebodohan, pertanyaan selalu merupakan kekonyolan. Lantas dimanakah mereka yang pantas menjadi penghuni Surga? Menurut saya, mereka tidak ada disini, mereka ada di panti-panti, mereka ada di tempat bencana, mereka ada diantara orang miskin, pengemis dan orang yang menderita, mereka ada ditengah-tengah orang yang kelaparan dan berjalan di lorong-lorong kumuh dan gelap. Lalu siapa yang disini???

Mohon dijawab, siapa saja juga boleh... apa saja jawabnya buat saya tetap menarik untuk dibaca.


Jawaban saya :

Pemahaman terhadap AGAMA dan TUHAN, sama seperti mengenal ORANG TUA (bapak - ibu) kita. Perlu bertahun-tahun. Tidak bisa dengan singkat mengatakan kepada orang lain = "Orang yang berkepala botak, berkaca mata, pekerjaannya reparasi arloji, tinggal di kota N, kabupaten T dia adalah ORANG TUAKU LAKI-LAKI."

Kemudian, pendengar akan berpikir, menganalisa, membandingkan, memeriksa data-data, mengenai kebenaran data / informasi itu.

Jika orang lain bertanya : "Kamu tahu, siapa nama KAKEKmu?". Maka ada kemungkinan kita bisa menjawab (karena memang kenal kakek kita) tetapi tidak mustahil kita tidak tahu (karena orang tua kita jarang menceritakan tentang kakek kita).;

TUHAN? AGAMA? Lebih rumit penjelasannya dari itu, karena berdasarkan KEYAKINAN PRIBADI dan PENGALAMAN PRIBADI yang tiap-tiap orang berbeda.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar