Penulis : Ikarowina Tarigan
MENGETIK pesan singkat (SMS) sambil mengemudi membahayakan keselamatan pengemudi. Sebuah studi terbaru yang dilakukan peneliti dari University of Utah menyatakan, pengemudi yang mengetik pesan singkat menempatkan diri mereka dan orang lain dalam bahaya karena mereka mengalihkan perhatian di antara dua tugas kompleks.
Para peneliti yang menempatkan dewasa muda di simulator mengemudi virtual menemukan bahwa jarak antara mobil pengemudi dengan mobil di depannya semakin dekat saat mereka mengetik pesan, tapi waktu reaksi pengemudi melambat.
"Hasilnya, pengemudi yang mengetik pesan berisiko 6 kali lebih besar terlibat dalam kecelakaan dibandingkan mereka yang hanya konsentrasi mengemudi," terang peneliti, seperti dikutip situs healthday.
Mengetik pesan, terang peneliti, kelihatannya lebih membahayakan bagi pengemudi dibandingkan berbicara melalui telepon seluler.
Saat berbicara di telepon seluler, terang peneliti Frank Drews, pengemudi dengan jelas berusaha membagi perhatian antara percakapan di telepon dan mengemudi, menyesuaikan proses pemilihan prioritas antara kedua aktivitas tersebut, bergantung pada kebutuhan.
Sedang mengetik pesan, lanjut Drews, membuat pengemudi mengalihkan perhatian mereka sepenuhnya untuk melengkapi tugas tersebut. Dan hal ini membuat waktu reaksi dan pengereman melambat.
Selain itu, peneliti juga menemukan bahwa membaca pesan jauh lebih menyita perhatian dibandingkan mengetik pesan.
Detail studi
Dalam studi yang dipublikasikan di jurnal Human Factors ini, Drew dan teman-temannya meminta 20 laki-laki dan perempuan berusia 19-23 mengemudi saja atau mengemudi sambil mengetik pesan."Semua pengemudi diberi kesempatan mengemudi sambil mengetik pesan."
Tim peneliti menemukan, rata-rata waktu reaksi meningkat 9 persen saat partisipan berbicara di telepon dan 30 persen saat mereka mengetik pesan, dibandingkan saat mereka hanya mengemudi. Pada saat yang sama, jarak antara mereka dengan mobil di depannya juga menipis. (OL-08)
© 2004 - 2010 Media Indonesia. All rights reserved.
Diambil dari : MEDIA INDONESIA COM
Maaf
Tata Cara Ibadah
Tampilkan postingan dengan label Handphone. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Handphone. Tampilkan semua postingan
Senin, 05 Juli 2010
Kamis, 17 Juni 2010
Cihui, Bisa SMS dan Internetan di Pesawat Garuda
Kompas - Kamis, 17 Juni
JAKARTA, KOMPAS.com - PT Garuda Indonesia (Garuda) memastikan akan mengembangkan layanan penerbangan pada 2011 untuk meningkatkan kepuasan pelanggannya. Terobosan yang akan dilakukan adalah dalam bidang teknologi informasi (TI).
"Tahun depan, kita kembangkan. Penumpang nantinya bisa internetan dan kirim pesan singkat," kata Direktur Utama Garuda Indonesia Emirsyah Satar, usai menandatangani nota kesepahaman tentang pembayaran tiket via T-Cash dengan Telkomsel, di Jakarta, Rabu (16/6/2010).
Menurut Emirsyah, semua pesawat baru Garuda Indonesia akan dilengkapi teknologi mobile dan selanjutnya semua pesawat Garuda yang ada juga akan dilengkapi. Dengan teknologi itu, konsumen Garuda bisa melakukan komunikasi melalui SMS dan mengoperasikan komputer jinjing untuk komunikasi melalui internet selama dalam penerbangan.
"Teknologi ini sudah dikembangkan di luar negeri dan tidak mengganggu sistem navigasi, kecuali untuk panggilan telepon," katanya.
Terkait adanya regulasi dalam Undang-Undang No.1 Tahun 2009 tentang Penerbangan yang melarang penggunaan sarana telekomunikasi dalam pesawat saat terbang, Emirsyah mengatakan, pihaknya akan mendiskusikannya dengan Kementerian Perhubungan.
Copy paste dari artikel di : sini
JAKARTA, KOMPAS.com - PT Garuda Indonesia (Garuda) memastikan akan mengembangkan layanan penerbangan pada 2011 untuk meningkatkan kepuasan pelanggannya. Terobosan yang akan dilakukan adalah dalam bidang teknologi informasi (TI).
"Tahun depan, kita kembangkan. Penumpang nantinya bisa internetan dan kirim pesan singkat," kata Direktur Utama Garuda Indonesia Emirsyah Satar, usai menandatangani nota kesepahaman tentang pembayaran tiket via T-Cash dengan Telkomsel, di Jakarta, Rabu (16/6/2010).
Menurut Emirsyah, semua pesawat baru Garuda Indonesia akan dilengkapi teknologi mobile dan selanjutnya semua pesawat Garuda yang ada juga akan dilengkapi. Dengan teknologi itu, konsumen Garuda bisa melakukan komunikasi melalui SMS dan mengoperasikan komputer jinjing untuk komunikasi melalui internet selama dalam penerbangan.
"Teknologi ini sudah dikembangkan di luar negeri dan tidak mengganggu sistem navigasi, kecuali untuk panggilan telepon," katanya.
Terkait adanya regulasi dalam Undang-Undang No.1 Tahun 2009 tentang Penerbangan yang melarang penggunaan sarana telekomunikasi dalam pesawat saat terbang, Emirsyah mengatakan, pihaknya akan mendiskusikannya dengan Kementerian Perhubungan.
Copy paste dari artikel di : sini
Langganan:
Postingan (Atom)